Sebuah lapangan luas terhampar di depan istana. Seorang laki-laki kurus hitam berjalan dari tepi lapangan menuju tengah tanah lapang. Berjalan tertatih, sedikit tersendat, menuju tengah lapangan luas keraton. Di tengadahkannya wajah hitamnya kearah udara, memandang sekilas ke seluruh luasan lapangan kraton, menghela nafas lirih, dan kemudian berjalan kembali. Bibirnya bergetar menggumamkan lirih nada-nada durma rangsang […]
Kategori: Prosa
(Surat) Untuk para djendral
Para Djendral yang terhormat.. Izinkan ku untai kata menjadi kalimat sebelum engkau menjadi panglima tertinggi. Bukan maksud hati mengguri bahkan mengkoreksi. Hanya rasa jiwa yang ingin merdeka sebelum penindasan terjadi sekali lagi.
Saat Ronde ke-12
Teng !!! Denting bel menandakan akhir ronde ke-12 dari pertarungan tinju kelas berat berbunyi. Sang petinju dengan luka-luka di pelupuk mata kirinya berjalan gontai menuju sudut ringnya. Peluh keringat membanjir laksana air hujan membasahi seluruh tubuhnya. Kepalanya pening karna beberapa pukulan telak menghantamnya. Sebuah pukulan lawan meninggalkan bekas lebam di dagu kanannya, sementara perutnya terasa […]
Secangkir Teh untuk Musashi
Musashi duduk terpekur dalam keheningan malam. Dalam hembusan angin malam itu, terasa dingin mencekam dan mengerutkan kulit di tangannya yang kasar. Bekas luka-luka perang nobunaga menguak diantara jari jemari dan lengan badannya. Tersingkap dibalik bajunya yang lusuh, robek ditebas pedang.
Prolog : Scholkian Movement
“To invade or to be invaded, that’s the questions….” – Varl Eng – (Chairman of Children of the Sanctuary) Secara logis, sains membuktikan adanya kehidupan sebelum zaman manusia. Dinosaurus sebagai penguasa sebelum manusia dapat dibuktikan keberadaannya melalui penemuan-penemuan arkeologi. The Beasts who walks the earth, hidup dan menguasai bumi hingga munculnya zaman es. Para ilmuwan […]
Bersediakah anda mengajarkanku ilmu pedang ?
Sebuah surat telah sampai ketangan sang musashi sore ini. Surat dari seorang sahabat, seorang kawan, seorang saudara muda. Seorang anak yang tak lagi kecil. Sebuah surat berisi permintaan yang sangat sederhana. Sebuah surat yang bahkan tidak lebih dari 1-2 baris kalimat. Namun hati sang musashi bergetar.
