pakdhe.febri

sinawung resmining kidung, sinuba sinukarta

Plak

… di sebuah kafe.

… di meja nomer 1

“kamu pikir apa hanya kamu yang pusing. Aku belum siap dengan kehamilanmu..” ujar seorang pemuda sambil mengernyitkan dahi.

“Tapi.. ini khan perbuatanmu..” ujar wanita didepannya sengit. Read the rest of this entry »

Kata-kata tak menyelesaikan apa-apa

Kata demi kata menyusuri ruangan ini. Meluncur laksana air di dedaunan kala hujan.
Senyap jiwa coba diobati dengan sesungging senyum. Namun hati merintih, menjerit.
Mampukah jiwa bertahan dengan cita-cita ?
Sudikah waktu menghormati perjuanganku ?
Sampaikah masa dikala bahagia ?

Read the rest of this entry »

Balada Karto Gembol (7)

Russian_prisoner_postcardSeorang narapidana bersiul-siul riang.
Berdendang tentang cinta
meski hukuman mati
di depan mata.

Detik-detik berlalu.
Tersungging senyum di bibirnya
Meski tak seberapa yakin
dirinya akan Tuhannya
Read the rest of this entry »

Balada Karto Gembol (6)

Mengendap Karjo Bakso dalam remang malam
Berselimut gelap, cahaya hati tlah padam

Disudut pasar, Karjo Bakso menunggu mangsa
Preman pasar perebut pujaan hati,
perengut harga diri,
itulah targetnya.
Read the rest of this entry »

Balada Karto Gembol (5)

Karjo Bakso aku punya nama
Ibu penjual pecel, bapak pengemudi praoto, itulah keluarga
Meski hidup keras di kota, tapi semangat tetap menyala
Walau status KTP bujang belaka
Read the rest of this entry »

Balada Karto Gembol (4)

Engkau siapa ?
Rumahmu dimana ?
Apa Kerjamu ?
Yakin kau dengan kehendakmu ?

Pertanyaan-pertanyaan Wak kaji terus bernyanyi …
Di telinga Karto Gembol yang jadi nyaris tuli …
Read the rest of this entry »