Bersediakah engkau mengaji ? Mungkin kalimat itu yang khan keluar dari bibir Lastri Jika memang Karto Gembol mencintai Bersediakah menjadi imam sholatku ? Mungkin kalimat itu yang akan beradu Jika memang dua hati bertemu
About: Pakdhe Febri
Posts by Pakdhe Febri:
sang pendaki
Aku berjalan disebuah lorong gelap waktu. Dalam terjerembabnya jiwa dan diri, terus kucoba berjalan melewati dinding gelap gua itu.. Aku terjerembab kedalamnya ketika pendakian ini menjelang titik puncaknya. Dingin gelap kabut membuatku tak bisa melihat sebuah lubang besar di ceruk bukit, membawa luka. Sobekan-sobekan kulit yang tergerus dinding lubang tak kala jatuh tadi, tak terasa […]
Robohnya Bendera Rumah Kakek
Hari sudah cukup siang ketika kulewati jalan-jalan besar desaku. Ya.. hari ini aku kembali ke kampungku dengan setumpuk keberhasilan sekolahku di kota besar. Aku tinggal di daerah kampung pinggiran kota yang sangat rindang dan sejuk hawanya. Setiap pohon buah berjajar di kiri dan kanan bangunan rumah-rumah yang ya.. pohon yang besar-besar, tapi buahnya tidak pernah […]
Belajarlah dari pohon..
“pakdhe.. aku lagi ruwet nih, bisa ketemu enggak dikafet ?” ujar sms singkat anak muda itu tadi malam. Diantara belantara kode PHP, akupun terhenti. Tak biasanya anak muda ini meng-SMS dengan isi yang blak-blak-an dan bloko suto seperti ini. Biasanya dia akan memberikan semacam preview atau kata-kata simbolis untuk saling bertukar pikiran. Umurku dan umurnya […]
Balada Karto Gembol (2)
Selembar uang berwarna ungu menelisik dalam kutang lusuh Bersama peluh keringat kerja Parti Menghibur hati setiap lelaki Dari preman pasar sampai camat Silahkan datang dengan cawat Apapun keinginan syahwat bisa lewat Tapi jika istri tau bikin gawat
Balada Karto Gembol (1)
Gelegak tawa memecah langit Gending mengalun dengan bait Swara-swara memecah angkasa Membelah diri Mengubah suasana Karto Gembol namanya Laki-laki hitam tak bagus rupa karto gembol dia punya nama Kuli pasar merangkap preman itulah dia…





