web 3.0 dan indonesia 3.0

Seorang sahabat bertanya padaku, seperti apa web 3.0 dalam perspektifku yang sempit. Karena kebetulan tempat kerjanya yang bareng ama calon seleb blog satu ini,cukup dekat dengan kumpulan para sesepuh blog di kantor ini.

Eniwei..
Klo seperti apa web 2.0, sepertinya kasus blogger dan hacker sudah membuktikan betapa kuatnya kemampuan konektifitas dunia maya di dunia nyata. Dimana kemampuan interkoneksi dan interpersonal skill dari berbagai wilayah di Indonesia cukup membuat kesalahan perspektif (klo jaman sayah dulu disebut miss off the tounge), yang dilakukan oleh “sang pakar” dapat secepatnya diperbaiki demi “kesehatan” dunia IT di Indonesia.

Ya.. meskipun memakan korban saling “memuji” satu sama lain, tapi demikian itu semua membuat bahwa social web menjadi bukti nyata telah masuknya konsepsi web 2.0 di dunia IT indonesia.

(sek.. sek.. pakdhe.. mandeg.. hop.. brenti.. Mbok ya klo menerangkan kek apa web 1.0, 2.0, 3.0 dan 4.0 dan kosong kosong laen itu lebih “membumi”. Jangan pakai bahasa aneh2.. moso’ ndak bisa sih pakai bahasa yg lebih gampang ?)

Waduh.. anda ompong ya ? he3x..

Yo wis..
Gini aja. Liat gambar berikut ini :

(gambar dari : http://thepaisano.wordpress.com/2008/03/08/web-20-vs-web-30/)

Udah liat khan ?

nah..
Masih belum jelas.. ?
(duh.. anda bener-bener ompong ya ?) Hi3x.

Yo wis. Kalo anda mengerti.. syukurlah. brarti anda tidak ompong. Klo anda masih saja belum paham, yo wis tak “membumikan” dengan contoh paling jelek yaitu : “cita-cita sayah dgn Web 3.0”

  1. Klo jaman dulu om bill gates bilang (iki kira-kira lho ya.. lha wong sayah blum lair pas om bill bilang begitu) : “in the future there will be a PC on every desk”, maka di jaman depan versi pakdhe adalah : “di masa depan ndak ada Operating System, yang ada hanya Web”.
  2. Klo sayah nyari sesuatu di search engine (yahoo kek, google kek..) maka saya ndak perlu pakai keyword-keyword-tan. Misal : pengen tanya soal web 3.0, maka saya ndak perlu ngisi “Web 3.0+Definition+Barners lee” dsb. Saya cukup ngetik langsung pertanyaan kek saya tanya ke temen chating saya : “Seperti apa sih web 3.0”. (ini semua terjadi karena orang jaman depan udah males “merumuskan” keyword. Pengennya yang langsung2 aja. ya.. maklum. Bisa jadi pada ompong semuah. He3x.)
  3. Orang sudah males jadi seleb blog yang terlihat narsis seperti sayah. (sejak kapan njenengan narsis ? Ato siapa yg mengakui njenengan seleb pakdhe ? He3x.) So ? orang-orang pada pindah pengen punya anak buah, alias jadi BOS. Jadi pengennya punya perusahaan sendiri, punya anak buah dan sebagainya. Dan ini bisa dilakukan dengan artificial intelegent concept di Web 3.0. Bayangkan Anda punya assisten pribadi yang tiap kali anda browsing bakal menyediakan kontent yang secara aktif sering anda akses. Misal : Email apa yang terbaru buat anda atau berita-berita apa saja yang pengen anda. masih inget jargon salah satu ponsel berbunyi : Teknologi yang mengerti anda.
  4. Ketimbang kena’ virus di office-office local, maka silahkan mbuat integrasi office di web yg server only. Dan.. dijamin data aman. (itu klo servernya ndak bengek lho ya..)

Wis.. ah.. gitu aja dulu. Ntar disambung. Para seleb (calon seleb blog dan seleb delphi) dah pada mulai komentar di narsis sayah. Ntar saya sambung lagi.

Met membersihkan gigi biar gak ompong. hi3x.

...terbaca 67 kali...