Memandang masa depan

Tahun 2009 merupakan tahun yang cukup unik dalam konstruksi pewaktuan. Seperti gambar dari wiki diatas, tahun 2009 ini kita telat 1 detik relatif terhadap perputaran bumi pada porosnya.

LONDON, SABTU – Tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, awal tahun baru 2009 akan terlambat satu detik. Sejumlah ilmuwan yang selama ini peduli terhadap standardisasi waktu di seluruh dunia telah sepakat menambah satu detik di akhir tahun 2008.

Penambahan ini untuk memastikan dunia tetap tepat waktu. Rotasi Bumi sebagai standar 24 jam masih digunakan dalam penentuan waktu di jam. Padahal, rotasi Bumi dari waktu ke waktu mengalami keterlambatan. Pencairan es di kutub, aktivitas inti Bumi, gelombang laut, dan efek gravitasi Matahari dan Bulan membuat poros rotasi berubah-ubah dan mengalami perlambatan 2 milidetik setiap hari.

Sementara standar waktu yang presisi kini digunakan berdasarkan waktu luruh atom cesium yang hanya terlambat satu detik dalam 200 juta tahun. Akibat perbedaan ini menyebabkan tampilan jam atom harus disesuaikan dengan jam berdasarkan rotasi Bumi.

Tambahan detik yang diatur lembaga standardisasi waktu dunia International Rotation and Reference Systems Service akan dilakukan secara resmi pada malam tahun baru di Greenwich, Inggris. Greenwich selama ini menjadi referensi jam di seluruh dunia dengan sebutan GMT (Greenwich Mean Time) atau Coordinated Universal Time (UTC).

Pengen baca artikel lebih detail diatas dapat dibaca di : kaskus.

Pakdhe.. pakdhe.. pakdhe kaskuser ya ? ” ujar anak muda dalam benak saia bertanya.

“klo iya kenapa…? senyum pakdhe mengembang.

ih.. sok gawul…” kata anak muda tadi berseloroh.

“jadi begini… “ lanjut pakdhe menerangkan,

Jika memang benar saat ini bumi berputar lebih cepat daripada waktu yang kita sepakati bersama, maka akan ada sebuah kondisi yang menarik dimana kita memiliki kesempatan untuk “mengetahui” hal-hal sebelum kejadian sebenarnya terjadi tepat 1 detik sebelumnya.

Horizon peristiwa berjalan 1 detik di depan kita, sementara kita disini ketika anda membaca dan saya mengetikkan kalimat ini, punya waktu 1 detik untuk memutuskan apakah anda akan meneruskan membaca tulisan ini atau tidak.

ngomong apa tho pakdhe kie ?”, ujar anak muda apatis nan golput tadi.

“Artinya anak muda,  Tahun ini, kita bisa meramal masa depan !” ujar pakdhe. “Bahkan lebih jauh lagi, kita bisa melihat 1 detik peristiwa berjalan di depan kita, dan kita berhak memutuskan apakah kita akan menjalani peristiwa itu atau tidak.”

So ? Sodara-sodara pembaca blog setia pakdhe : Sudah siapkah kita melangkah ke masa depan lebih baik dengan dikasih fasilitas tau peristiwa 1 detik kedepan ?

kalo menurut sampeyan pakdhe, saia bisa cepet lulus enggak  ?” ujar anak muda tadi ngotot..

“Hush.. saia ini bukan peramal. Dan lulusmu itu tidak hanya ditentukan oleh peristiwa 1 detik kedepan saja. Sonoh garap sekripsi… ” ujar pakdhe sambil mlengos.

Malang, medio 26 Maret 2009. Pas saat nyepi berlangsung.

...terbaca 49 kali...