old friends never die. (three musketters part 1).

Kemaren iseng-iseng searching orang-orang yang pernah (sedikit atau banyak) mengukir diriku di awal-awal aku kenal sekolah. SDN PETEMON II/350 Surabaya. Ya.. itu adalah wahana awal pendidikan formalku. Selama enam tahun bukan waktu yang sedikit untuk membentuk diri dan bahkan membentuk orang lain yang kebetulan juga satu wahana pendidikan. Enam tahun penulis anggap waktu yang tidak sedikit dalam berkomunikasi, berinteraksi dan sekaligus membentuk kepribadian awal.

Iseng aja nyari-nyari dua orang teman terdekat penulis. (paling deket sich, soalnya klo ada masalah apa-apa di angkatan, maka 3 manusia jelek ini yang dihubungi: penulis, wawan dan erwin). Setelah nyari di gugel tidak berhasil, maka mau tidak mau beralih ke (hiks..) temanster. (agak tidak asik aja, karena mesin kedua ini agak-agak “gimana gituloh” dalam perspektif penulis).

Dan.. viola.. eureka..

Ketemu juga ama 2 orang jelek itu. Ha3x. Ada perasaan seneng, dan sekelebat bayang-bayang masa lalu melihat wajah-wajah orang itu. Sekelebatan semua persaingan juara 1, 2 dan 3 sekolah. (yang notabene selalu dimenangkan wawan utk juara 1 dan penulis selalu di urutan dua ato bahkan “mlorot jaya” di urutan tiga gantian ma erwin. bahkan parah pernah tidak top 3 on the chart. hi3x.).

eniwei, setelah add sana sini dan send message no jutsu dikit, teraddlah mereka dengan baik pada jejaring pertemanan penulis dengan benar. Fyuh. Yang satu dah merried, yang satu dalam proses (entah proses mo merried ato bahkan nyari) dan saya ? You Know Who. (ups, emangnya voldemort ?) You know me lah.. Lagi berproses (tm). Hi3x.

Yang satu di Jakarta, yang satu di Surabaya (my hometown) dan saya ? masih saja di kota dingin Malang. he3x. Yang lulusan akutansi, kerja di Sebuah Perusahaan IT, yang lulusan pesantren jadi Kurator (ato bahkan bisa jadi Satpam win ?) Museum, dan penulis ? Masih setia sekolah di universitas tjap keluarga berencana dan tetap jadi Pengembara Cyber(tm) (alias pengangguran banyak proyeknya di dunia cyber). Ngatasi request-request dari jakarta, malang, sulawesi dan sekitar kampus (yg deket, yg agak jauh, dan diskusi ama orang-orang yang lebih jauhan lagi dari kafet kampus fakultas tercinta).

Lucu juga klo ngeliat langkah-langkah orang-orang ini. Belum ending sih, dan saya yakin dekade 80an mungkin sekarang sedang berkuasa, jadi kurang 10 tahun lagi, dekade kami akan berkuasa. Tunggulah waktumu bangsa. Tunggu saja. Kami akan berkuasa.

(fyuh.. gila kekuasaan pakdhe ? he3x. nops. just jengkel aja ngeliat harga-harga barang dan jasa melambung tinggi sementara harga diri dibanting dengan discount gedhe-gedhe.)

Ok. segitu aja dulu lingkaran-lingkaran kecil penulis yang coba penulis rangkai ulang. Kapan-kapan dilanjut untuk lingkaran-lingkaran lainnya.
Selamat berkarya sahabat.
Terima kasih untuk semua ukiran jiwa di waktu muda.

...terbaca 50 kali...