Rasa cinta yang terus datang.

Rasa cinta yang terus datang..
Mencoba untuk menggoda..
Sebuah kenyataan membentang..
Menghalangi realitas dari kenyataan.

Sebuah diskursus tentang ketidak-adaan
Membentuk manusia menjadi mahluk hina
Mencoba menghadang
Segala penghalang
Dan pernah hilang

Ketika cinta berkata
Maka nurani bertanya
Mengapa logika tak lagi beradu satu

Kadang sebuah pemikiran membentuk manusia menjadi satu kesatuan,
Namun demikian tak selamanya sebuah pemikiran merepresentasikan sebuah bentuk esensi diri.
Sebuah bentuk mekanika dari labirin benak tak terujung
Membuang segala hal yang ada
Hanya untuk meraih fatamorgana

Kadang.. kadang..
Terbersit sesal dalam diri..
Ketika tak jadi, menjadi, tidak menjadi
Ketika takut menjadi tak berani
Ketika rindu menjadi benci
Dan
Ketika cinta menjadi dusta

Sebuah dialog tak berujung menuju jurang kehampaan
Sebuah dekadensi pemikiran tak berujar
Dalam kata tak pernah hilang
Dalam kalimat tak pernah terbilang
Dalam cerita tak pernah usang
Dalam bentuk tak pernah berisi

Masa lalu terus menghantui
Ketika titik gagal masa lalu tak termaafkan
Maka tidak ada yang bisa diucapkan kecuali sesal
Dan ketika sesal memenuhi rongga dada nan hampa..
Maka hanya ada sumpah serapah yang nyata

Sebab tak ada yang abadi
Sebab tak ada yang nyata
Semua hanyalah fatamorgana
Semua hanya imaji belaka

Kasih..
Merupakan kata dasar dari kasihan
Merupakan kata dasar dari mengasihi
Merupakan kata dasar dari pengasih
Kata tambahan dari sayang
Kata tambahan dari ibu
Kata tambahan dari imbuhan ke

Cinta..
Kata yang mewakili sebuah absurditas absolut dari hati.
Definisi dari yang tak terdefinisi
Penjelasan dari sesuatu yang sudah jelas ada
Kompleksitas dari kesederhanaan
Dan keruwetan dari kegampangan

Kata
Tak lagi mewakili rasa
Kalimat
Tak lagi menjelaskan makna kata
Cerita
Tak menggambarkan keadaan
Gambar tidak juga menjelaskan semua hal

Rasa, tak lagi bisa dirasa
Hati, tak lagi bisa diraba

Semua gelap, segelap sebuah mata memandang cahaya..
Semua terang, seterang sebuah kegelapan.
Semua hilang, sehilang rasa gundah ketika yang hilang bertemu
Semua menjadi jelas, sejelas ketika mata tak lagi bisa memandang
Semua menyatu..

Seperti sebuah jarak tak lagi bernilai sebuah konstanta..
Hanya nol

Media Malang, 25 September 2006
Mendekati waktu sahur, dalam coding BOS.

...terbaca 51 kali...